Bagaimana memilih pengacara

Posted On

Sebelum Anda dan pengacara Anda mulai bekerjasama, ada beberapa hal yang perlu dibicarakan terlebih dahulu. Anda harus mengetahui semua tarif sebelum pembicaraan awal. Di Ahli Hukim para profesional hukum menawarkan jasa hukum dengan harga tetap; biaya sesi konsultasi hukum bersifat transparan. Jika Anda melakukannya sendiri, Anda harus menegosiasi harga terlebih dahulu.

Checklist

Pada saat sesi pembicaraan awal berlangsung Anda dapat mendiskusikan hal-hal berikut untuk memastikan bahwa pengacara Anda memang sesuai dengan kebutuhan kasus Anda dan apakah sebaiknya Anda melanjutkan memproses kasus Anda:

  • Cari tahu mengenai spesialisasi dan pengalaman pengacara. Apakah pengacara tersebut memiliki pengetahuan mumpuni mengenai masalah yang Anda hadapi? Profil para pengacara di Ahli Hukum dapat membantu Anda, melalui pernyataan bidang keahlian, pendidikan dan pengalaman kerja masing-masing pengacara.

    Para pengacara memamerkan pengalaman mereka dengan menjawab pertanyaan-pertanyan seputar hukum di bagian Pertanyaan Hukum Ahli Hukum dan dengan turut menyumbang artikel.

  • Cari tahu tentang izin praktek pengacara. Pengacara yang berprofesi sebagai litogator (advokat) biasanya memiliki lisensi asosiasi advokat. Asosiasi Advokat Indonesia yaitu Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).
  • Berapa banyak kasus serupa yang pernah ditangani oleh pengacara tersebut dalam setahun dan memakan waktu berapa lama? Profil para pengacara di Ahli Hukum dapat membantu Anda melalui pernyataan kasus-kasus yang pernah ditangani oleh pengacara bersangkutan sebelumnya.
  • Apa penilaian pengacara atas kasus Anda: memakan waktu berapa lamakah dan seberapa besar peluang berhasil? Apa saja kemungkinan resiko, misalnya jika ternyata kalah?

Perkiraan biaya

Ahli Hukum memberikan penawaran jasa hukum dengan harga tetap, sehingga Anda akan mendapatkan harga yang bagus tanpa perlu membandingkan pengacara. Untuk kasus yang lebih rumit, Anda perlu mencapai kata sepakat dengan pengacara Anda mengenai biaya.

  • Apa saja perkiraan biaya? Pengacara menyatakan di dalam profil Ahli Hukum mereka tarif yang mereka kenakan – apakah biaya yang dikenakan sesuai hitungan jam atau harga tetap untuk satu kasus? Apakah ada biaya tambahan?
  • Apakah pengacara menangani seluruh kasus ini seorang diri atau dibantu rekan kerja – dan bagaimana hal itu mempengaruhi biaya?
  • Apakah ada tambahan biaya? Apakah pengacara mengenakan biaya riset dan/atau studi kasus? Apakah ia akan mengenakan biaya perjalanan?
  • Pastikan apakah Anda akan diupdate secara teratur mengenai biaya yang bertambah (misalnya melalui invoice bulanan)
  • Minta rencana anggaran secara tertulis

Kolaborasi

  • Apa kebijakan yang berlaku saat pengacara absen (karena sakit atau waktu off)? Siapa yang akan mengambil alih tanggung jawab?
  • Bagaimana pengacara akan menjalin komunikasi dengan Anda? Bagaimana ia dapat dihubungi?
  • Buat perjanjian untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu Anda terlibat masalah dengan pengacara Anda. Apakah perusahaan hukum tersebut memiliki prosedur keluhan internal?
  • Apakah perusahaan huku tersebut memiliki persyaratan dan ketentuan umum? Jika iya, apa saja persyaratan dan ketentuan tersebut?

Konfirmasi tertulis

Minta konfirmasi tertulis dari perjanjian yang Anda buat dengan pengacara Anda. Surat konfirmasi ini setidaknya harus mencakup:

  • Deskripsi kasus
  • Rencana pendekatan
  • Perkiraan biaya
  • Contoh sengketa (jika ada)

Tidak dapat menemukan apa yang Anda cari?